Atur Partisi dengan Parted
Author: Administrator · Published: February 26, 2007 · Category: Linux Aplikasi, Pemrograman Python
Setiap komputer umumnya memiliki harddisk untuk menyimpan sistem operasi dan data pemakai. Pengaturan harddisk dilakukan dengan sistem partisi. Hal ini dapat dianalogikan dengan sebuah rumah yang dilengkapi dengan kamar-kamar. Bagi kita yang datang dari dunia Windows, tentunya masih ingat dengan drive C: yang kita miliki. Terkadang, kita menyimpan semua file yang kita miliki, termasuk sistem operasi di drive C: tersebut. Apabila terkena virus dan drive C: tersebut kemudian rusak, maka kemungkinan hilangnya data sangatlah besar. Pembagian harddisk pun dilakukan. Kini kita memiliki drive C: dan drive D:. Drive C: digunakan untuk menyimpan sistem operasi dan program-program yang berjalan di bawahnya, sementara drive D: digunakan untuk menyimpan data dan file penting lainnya. Apabila drive C: rusak, data kita masih aman di drive D:. Akan tetapi, hal ini hanya dapat terjadi apabila Anda telah mempersiapkan dua partisi sebelum menginstall Windows.
Sumber: InfoLinux 12/2003
Download Tulisan Lengkap: noprianto-parted.zip
Related Articles
- Emulasi Komputer dengan Bochs
- Backup dan Restore Windows dengan Norton Ghost
- Antara Windows dan Linux
- Lebih Detail dengan Filesystem
- Menyalin Partisi Linux ke Harddisk Baru
- Mengatur Sistem Harddisk untuk beberapa Sistem Operasi
- Linux Lycoris Desktop/LX
- Implementasi Sistem Manajemen File
- Berbagi File di Linux dengan Samba
- Emulasi DOS dengan dosemu
- Belajar Cepat PostgreSQL
- Software RAID di Linux
- Menggunakan Gmail Sebagai Drive Penyimpanan
- Bekerja dengan Distribusi Mikro atau Linux dalam Kantong Anda
- Memulihkan Data yang Terhapus dengan TestDisk Data Recovery pada SUSE Linux 11.0
- Kamera Digital di Linux
- Otomasi Instalasi Sistem Operasi Lewat Jaringan
- Drive Letter Storage Pada XP
- Mount dan unmount
- Backup dan Schedule Backup Menggunakan FSDump

