Panduan Upgrade ke GTK+ 2.0

Author: · Published: February 26, 2007 · Category: Linux Aplikasi 

Tidak dipungkiri lagi, GTK+ adalah salah satu toolkit yang menjadi pilihan banyak programer tatkala ingin mengembangkan aplikasi berbasis grafis untuk Linux. Meski dulunya GTK+ dirancang untuk digunakan di Gimp—sebuah aplikasi olah citra—sekarang pemanfaatan GTK+ semakin menjamur seiring adopsinya menjadi toolkit standar di proyek GNOME. Beberapa saat yang lalu, para developer GTK+ telah memperbaiki dan menambah fitur-fitur baru pada GTK+ dan kesemuanya lalu dilepas sebagai GTK+ versi 2.0, sekaligus menandai generasi kedua perkembangan GTK+ selama ini. Saat tulisan ini disusun, GTK+ 2.0 yang terbaru adalah versi 2.0.9.

Dibandingkan generasi pendahulunya, GTK+ 2.0 memiliki beberapa kelebihan. Yang cukup nyata adalah penggunaan Pango, sebuah library yang menangani layout dan rendering teks yang dirancang khusus untuk Unicode. Dengan Pango, karakter non-Latin seperti Arab, Kanji, Hebrew, Cyrillic, dan lain sebagainya, bisa ditampilkan ke layar dengan baik. Tambahan lain di GTK+ 2.0 adalah ATK atau accessibility toolkit yang memungkinkan sebuah aplikasi bisa tetap dipergunakan walaupun oleh orang cacat (disabled), dengan memperhatikan modifikasi perubahan tampilan dan media input.

Download Tulisan Lengkap: ariya-gtk.pdf

Related Articles

  1. Mengetik Bahasa Arab di Windows XP
  2. Menulis Arab dengan Komputer
  3. Mobile Business Untuk Aplikasi Horoscope Menggunakan Web Service dan J2ME
  4. Qmail Mail Server
  5. Theme untuk GTK+ 2
  6. Sejarah KDE
  7. Action Script 2.0 pada Flash MX 2004
  8. Kolaborasi Bersama Menggunakan eGroupWare
  9. Mengenal Konqueror Lebih Lanjut
  10. Pengantar Algoritma dan Pemrograman