HaKI versi Baru di Indonesia

Author: · Published: February 27, 2007 · Category: Komputer Dasar 

Menarik juga peperangan antara perusahaan teknologi informasi, terutama yang ada hubungannya dengan urusan uang dan peluang. Apalagi yang menyangkut pelanggaran Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) yang sedang santer dibicarakan di mana-mana. Baru-baru ini, grup SCO yang juga dikenal sebagai grup Caldera (yang sebelumnya membeli lisensi DR DOS dari Digital Research) menuntut IBM atas pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh IBM dalam proses pemindahan kode-kode UNIX ke versi Linux IBM dari sistem operasi AIX, yang lisensinya dibeli dari AT&T pada 1985.Pada 1995, SCO membeli hak cipta, kepemilikan, source code, dokumentasi, kontrak-kontrak, lisensi dari UNIX dan UnixWare yang sebelumnya dipegang AT&T.

AT&T merupakan perusahaan pertama yang membuat UNIX, sekaligus menjual lisensinya. Pembelian ini menyebabkan SCO memiliki hak penuh terhadap sistem operasi UNIX yang kemudian lisensinya dijual ke HP, IBM, Silicon Graphics, Sun Microsystems, dan lainnya. Kalau dilihat, perjalanan saling tuntut ini sangat janggal, karena SCO dan IBM sudah bekerja sama sejak lama. Kesimpulan kemungkinan motifnya adalah mencari uang semata, terutama yang dikendalikan oleh pengacara atau penuntut umumnya.

Download Tulisan Lengkap: michael-haki.zip

Related Articles

  1. Seri 01 : Belajar Database MySQL
  2. Serial Dokumentasi WinBi
  3. Mengenal Varian Sistem Operasi UNIX BSD
  4. Linus Torvald
  5. Linux, Symbian, Palm atau Pocket PC?
  6. Komputer di dalam Komputer
  7. Jual Beli Perusahaan TI
  8. Mengenal Social Engineering
  9. Eclipse, Open Source IDE Java dari IBM
  10. Linux Sistem Operasi Masa Depan
  11. Tips Singkat pada Postfix untuk Mengurangi SPAM
  12. Instalasi Sistem Operasi Solaris
  13. Sistem Operasi Terdistribusi
  14. Keamanan BIOS dan Boot Loader
  15. Beberapa Strategi Menghasilkan Uang Melalui Internet
  16. Tiga Bulan Setelah UU HaKI
  17. Boot, Go, and Agogo!!!
  18. Optimasi Linux
  19. Mengenal Linux Ubuntu
  20. Hosting Gratis