Harus Lebih Bertanggung Jawab

Author: · Published: February 27, 2007 · Category: Komputer Dasar 

Dunia software masih terus berubah dari kelas coba-coba ke kelas profesional. Dia ingin disetarakan dengan bidang rekayasa (engineering) lainnya. Munculnya bidang software engineering, menyetarakan bidang software ini dengan bidang teknik lainnya seperti teknik elektro (electrical engineering), teknik mesin (mechanical engineering), teknik sipil (civil engineering), dan lain-lain. Namun sayangnya, perilaku dan kultur para insinyur software ini masih belum profesional.

Salah satu contoh yang unik adalah adanya “disclaimer” pada produk software. Disclaimer ini berisi pernyataan bahwa sang pembuat software tidak bertanggung jawab dan tidak dapat dituntut apabila terjadi kesalahan atau ada akibat negatif yang ditimbulkan oleh penggunaan software tersebut. (Sebagai latihan, coba cari disclaimer ini pada software atau web site gratisan yang Anda gunakan.

Mari kita bandingkan dengan bidang teknik lainnya. Apakah Anda pernah mendengar disclaimer dari produk jembatan yang dibangunoleh seorang insinyur sipil, “bahwa kami tidak bertanggung-jawab apabila jembatan ini runtuh, …dan seterusnya”? Mana ada orang yang mau menyeberang dengan menggunakan jembatan tersebut jika ada disclaimer seperti itu. Ngeri… Hal yang sama juga terjadi di dunia kedokteran. Mereka semua profesional. Herannya, di dunia teknologi informasi orang dengan mudahnya menerima disclaimer software.

Download Tulisan Lengkap: budi-tanggungjawab.zip

Related Articles

  1. SciLab Pemodelan Sistem Kontrol
  2. Requirements Engineering: Mari Pecahkan Masalah Batu!
  3. Tutorial Web Design dengan Adobe Photoshop #1
  4. Mengenal Enterprise Application Integration (EAI)
  5. Meluruskan Salah Kaprah Rekayasa Perangkat Lunak
  6. Pengantar Software Agent
  7. Mail Merge dengan Write
  8. Parsing Sederhana dengan Regular Expression
  9. Refactoring – Teknik Membuat Kode Program Lebih Elegan
  10. Dennis Ritchie