Membangun Snort Sebagai Intrusion Detection System
Author: Administrator · Published: February 28, 2007 · Category: Keamanan dan Hacking
Serangan terhadap system di internet semakin merajalela, tentunya sebagai network administrator, bukanlah pekerjaan yang mudah untuk memonitor beratus-ratus IP yang masuk dan keluar dari klien. Memasang honeypot untuk mengelabui hacker juga bukanlah satu-satunya cara untuk lebih mengamankan daerah internal dan DMZ. Kita membutuhkan bantuan sebuah program yang dapat memonitor jalannya paket data dan mencatatnya serta menyediakan informasi tersebut untuk selanjutnya bisa dianalisa lebih lanjut.
Adalah SNORT sebuah program yang bekerja sebagai IDS (Intrusion Detection System) yang dapat melakukan pencatatan paket-paket data dan koneksi yang sedang berjalan untuk kemudian di tampilkan untuk kita. Penulis sengaja mengintegrasikan SNORT dengan program BASE dan MySQL agar tampilan yang dihasilkan berupa tampilan web dan semua pencatatan yang dilakukan disimpan dalam database.
Tutorial ditulis berdasarkan dokumen-dokumen dari:
Download Tulisan Lengkap: t0m-snort1.zip
Related Articles
- Membuat Database Idul Adha
- Mengamankan Server Linux dengan LIDS
- Monitor dan Memblok Trafik Virus Pada Cisco Router
- Memanfaatkan WOS Portable Sebagai Server Portable
- Memonitor jaringan dengan Basic Analysis and Security Engine.
- Motion detection / deteksi gerakan dengan Delphi memanfaatkan komponen Video grabber (Share ware Version)
- Seri Belajar MySQL 5 Kasus:Data Perpustakaan (1)
- Menjalankan Aplikasi Windows di Linux
- Instalasi CentOS 5 dari DVD
- XAMPP:Paket Apache, PHP dan MySQL Instant
- Seri 01 : Belajar Database MySQL
- Membuat MySQL Monitor dengan PHP
- E-Learning dengan Moodle
- Menginstal Slackware dan Mengamankannya
- Distro Mini dan Peta Dunia
- Penggunaan Aplikasi e-Learning MOODLE
- Instalasi Paket OpenSource di Linux
- Pengembangan Paket Multimedia Interaktif
- Membuat Local Repository YUM dan Cara Penggunaannya
- Membangun Repository Debian

