Database Embedded dengan SQLite

Author: · Published: March 27, 2007 · Category: Linux Administrasi dan Server 

Database embbeded selalu menjadi cerita yang seru bagi pengguna yang ingin segalanya serba praktis. Dan, jumlah pengguna tersebut sangatlah banyak di seluruh dunia. Penulis juga merupakan salah satunya. Tak heran apabila database semacam DB(F) dan MDB sangat populer sampai hari ini.

Berjuta-juta pengguna komputer di dunia ini masih menggunakan database jenis tersebut. Dengan database embbeded, semua data disimpan di dalam—umumnya—satu fi le tunggal, yang menjadikannya sangat mudah untuk dibagi, sangat mudah untuk dipindahkan dan secara umum, sangat mudah untuk dimanage. Database system semacam ini jelas bertentangan dengan database yang bekerja secara client/server seperti PostgreSQL ataupun MySQL.

Arsitektur database system keduanya memungkinkan adanya bagian yang jelas antara server database dan client database. Dengan demikian, untuk kebutuhan data diakses ramai-ramai, pengguna tidak perlu mengatur fi le sharing secara manual, karena database system-nya sen diri telah mengizinkan. Dibandingkan dengan database embedded, database semacam ini jelas memiliki keunggulan seperti multi user native seperti disebutkan sebelumnya, skema keamanan yang lebih fl eksibel, dan umum nya, lebih mendukung sistem enterprise. Namun, jangan lupa bahwa proses replikasi, back-up, dan restore juga tidak mudah.

Sumber: InfoLinux 10/2005

Download Tulisan: noprianto-sqlite.zip

Related Articles

  1. Membangun Server DNS dengan djbdns
  2. Tutorial Database Kemahasiswaan Menggunakan Teknologi AJAX, PHP & MySQL
  3. Membangun Kembali Database Northwind pada SQL Server
  4. Implementasi Sistem Database Terdistribusi Pada MySQL
  5. Mengenal Bitmap Index
  6. Perancangan Data Warehouse Bagian I
  7. Cara Praktis Merancang Database
  8. Security pada SQL Server
  9. Mengakses Database pada PHP Melalui ODBC
  10. Database Link Pada Oracle 10g