Membangun Lokal DNS Server Menggunakan BIND
Author: Administrator · Published: March 27, 2007 · Category: Linux Administrasi dan Server
Coba bayangkan, jika Anda harus membuka suatu situs (google misalnya) dengan menghapalkan alamat IP-nya adalah 66.249.89.99 untuk membuka situs itu. Tentu akan lebih mudah bagi kita untuk menghapal dengan nama www.google.com daripada 66.249.89.99. Dahulu sebelum diperkenalkannya DNS sebagai suatu system untuk pengalamatan alamat IP ke dalam suatu nama domain, setiap komputer di jaringan komputer menggunakan file HOST.TXT untuk memetakan alamat IP ke nama domain. Namun setelah pengguna Internet semakin banyak, penggunaan fi le HOST.TXT ini tidak lagi efektif, karena setiap pengguna harus selalu mengupdate fi le HOST.TXT setiap ada penambahan atau perubahan nama domain baru di dalam jaringan. Berangkat dari problem itu, maka dibutuhkan sebuah sistem yang bisa mengganti alamat host hanya di satu tempat, host lain akan mempelajari perubahan tersebut secara dinamis. Dan sistem inilah yang kemudian dikenal dengan nama DNS.
Sumber: InfoLinux 12/2005
Download Tulisan Lengkap: supriyanto-bind.zip
Related Articles
- Pengantar DNS (Domain Name System)
- Konfigurasikan Google Mail untuk Domain anda
- Pengenalan Internet
- Tips Menggunakan Email Sebagai Branding Tool
- Database Link Pada PostgreSQL
- Koneksi Jaringan di Linux
- Tips Iseng Numpang Nampang di Google.Com
- Membangun Server DNS dengan djbdns
- Setting CVS Server dan Cara Penggunaannya
- Tips Membuat Metode Searching Sederhana Ala Google
- Monitor dan Memblok Trafik Virus Pada Cisco Router
- Tutorial Membuat Website Gratis
- Teknologi Jaringan Komputer
- Metode IP Address Lanjutan VLSM
- Web Authoring dan Web Programming
- C++ : Scope Class
- Bekerja dengan smbclient
- Network Address Translation (NAT)
- Membuat Domain Gratis
- Monitor Jaringan dengan Look@LAN

