Lebih Detail dengan Filesystem
Author: Administrator · Published: March 28, 2007 · Category: Linux Administrasi dan Server
Ketika kita menggunakan DOS atau Windows, umumnya, apa yang perlu kita ketahui soal bekerja de ngan harddisk adalah membuat partisi (misal dengan fdisk) dan memformat partisi yang kita buat tersebut. Bahkan sejujurnya, terkadang yang perlu kita ketahui hanyalah memformat drive C agar dapat menginstal DOS atau Windows ke dalamnya. Ketika kita berpindah ke Linux, ada satu tambahan pertanyaan ketika kita bekerja dengan harddisk. Pertanyaan tersebut adalah fi lesystem yang akan kita gunakan.
Sekitar lima atau enam yang tahun lalu, fi lesystem yang tersedia untuk digunakan sebagai partisi Linux tidaklah banyak. Umumnya orang akan menggunakan ext2 (dibaca sebagai second extended fi lesystem) dan beberapa pengoprek yang akan mencoba-coba patch reiserfs di Linux. Namun saat ini, banyak fi lesystem baru telah lahir. Sebut saja ext3, jfs, xfs, dan lain sebagainya. Ini belum lagi ditambah dengan berbagai distributed fi lesystem lain yang didukung oleh Linux.
Sumber: InfoLinux 08/2005
Download Tulisan Lengkap: noprianto-filesystem.zip
Related Articles
- Emulasi DOS dengan dosemu
- Menyalin Partisi Linux ke Harddisk Baru
- Bekerja dengan Printer di SUSE
- Dd, Utiliti Kecil yang Berguna
- Panduan Instalasi Linux Redhat 9
- Mengatur Sistem Harddisk untuk beberapa Sistem Operasi
- Belajar Membuat Website
- Linux Lycoris Desktop/LX
- Panduan Instalasi Linux Ubuntu 9.04
- Access Control List pada filesystem Linux
- Bekerja dengan Printer di JDS
- Emulasi Komputer dengan Bochs
- Integrasi Linux – Windows, Mungkinkah ?
- Dapatkan Lebih dari Midnight Commander
- Membangun IP PBX dengan Asterisk (I)
- Tutorial Backup dan Restore Data di Linux Menggunakan MT dan TAR
- Mempelajari Dasar-Dasar Shell (Operasi File dan Direktori)
- Backup dan Restore Windows dengan Norton Ghost
- Installasi SQL Server 2005 di Server 2003
- .NET di Linux Menggunakan Mono

