Memahami Proses di Linux
Author: Administrator · Published: March 28, 2007 · Category: Linux Aplikasi
Linux adalah sistem operasi multi tasking yang sangat sukses. Pengaturan proses yang optimal adalah salah satu kunci keberhasilannya. Dengan memahami proses di Linux, kita akan dapat memahami Linux lebih baik lagi.Masih ingat MS DOS? Ketika Anda menjalankan satu program, word star misalnya, maka Anda hanya bisa menjalankan program tersebut (single task). Tidak ada mekanisme resmi untuk menjalankan dua program atau lebih sekaligus. Program resident tidak dimasukkan dalam kategori multitasking karena mem-bypass sistem untuk dapat berjalan latar belakang.
Oleh karena itulah, maka MS DOS seringkali dikatakan sangat stabil. Tentu saja karena hanya menangani satu program user dalam satu waktu. Masih teringat di benak penulis ketika Windows 95 muncul dan ketahuan senang sekali hang, orang-orang suka bersungut-sungut dan mengatakan MS DOS 6 lebih stabil.
Perbandingan tersebut tidaklah relevan karena Windows 95 adalah sistem operasi yang multitasking. Artinya, dalam satu waktu, bisa banyak program yang berjalan. Anda bisa mendengarkan lagu sambil mengetik di Microsoft Word misalnya. Hal tersebut dimungkinkan dengan berbagi waktu dengan alokasi waktu yang singkat dalam interval yang singkat untuk masing-masing proses.
sumber: InfoLinux 12/2004
Download Tulisan Lengkap: noprianto-prosesdilnux.zip
Related Articles
- Multimedia Player di Linux
- Tips Menyimpan File dengan Nama Kita sebagai Nama Depan
- Cara Cepat Membuka Aplikasi di Windows
- Sistem Operasi : Proses pada Linux
- Distribusi Linux Modern dan PC Tua
- Tampil Indah dengan shell
- Media Pembelajaran Berbasis Teks
- Menjalankan Aplikasi Windows di Linux
- Manajemen Proses dan Memori di Linux
- Meningkatkan Keamanan Remote Login
- Komputer di dalam Komputer
- Memahami RPM
- Emulasi DOS dengan dosemu
- Benchmarking di Linux
- Otomasi Instalasi Sistem Operasi Lewat Jaringan
- Ngeblog Tidak Harus Terhubung ke Internet!
- Setting TOMCAT untuk Debugging dalam Intellij
- Pengunci Terminal dengan Python
- Menjalankan Linux Tanpa Instalasi
- Memberi Hak Root ke User dengan sudo

