Sinkronisasi File dengan rsync

Author: · Published: March 28, 2007 · Category: Linux Aplikasi 

Dalam bekerja dengan lebih dari satu host, pertukaran dan sinkronisasi file adalah hal yang sangat umum dihadapi. Walaupun terdengar sederhana, sinkronisasi file bisa memicu proses maintenance yang berat apabila tidak dikelola dengan baik. Untuk melakukan sinkronisasi file, kita bisa mempergunakan beberapa cara. Salah satunya adalah dengan mempergunakan rsync. Kita akan membahas bagaimana mengatur rsync server dan mempergunakan rsync.

Kalau mau enak, beginilah bayangannya. Kita tinggal di lingkungan wireless di mana tidak perlu ada kabel- kabel yang menghambat. Lalu, semua juga mempergunakan notebook yang baterainya bisa tahan sampai 20 jam sehingga cukup di-charge sehari sekali (atau bahkan kurang). Selanjutnya, ada server yang selalu hidup dan memiliki hardware yang sangat bisa diandalkan. Lalu, sebagai perekatnya, ada koneksi broadband dengan harga yang masuk akal dan senantiasa bisa menyambungkan kita dengan server setiap saat. Dengan demikian, kita bahkan bisa menjalankan aplikasi dari server, sehingga Application Service Provider benar-benar menjadi nyata dan kita bisa menyimpan fi le- fi le kita di server tanpa harus selalu melakukan download/upload berulang-ulang untuk sekadar melakukan sinkronisasi fi le lokal dan remote.

Sumber: InfoLinux 05/2005

Download Tulisan Lengkap: noprianto-rsync.zip

Related Articles

  1. Backup dan Sinkronisasi Dokumen Otomatis dengan IFolder
  2. Meng-Upload File Via FTP dengan FireFTP
  3. Membuat Repo Lokal Ubuntu Via Rsync
  4. Secure Shell dan OpenSSH
  5. Multithreading pada Python – Bagian 2 ( Sinkronisasi)
  6. Sharing File di Jaringan dengan NFS
  7. Virus dan Ulahnya pada File
  8. Multithreading pada Python – Bagian 1
  9. Miskonfigurasi pada SQL Server, Awal dari Bencana Besar !!
  10. Linux pada Desktop Anda