Geocoding di MapInfo Professional
Author: Administrator · Published: April 28, 2008 · Category: Sistem Informasi Geografis
Geocoding diartikan sebagai proses penyimpanan identifikasi lokasi menjadi bagian dari record data. Jika data telah di geocoding berarti pengidentifikasian telah di tambahkan pada record ke lokasi pada peta. Geocoding sebenarnya adalah proses penggabungan dua table dimana kedua table tersebut dapat dilakukan penggabungan karena memiliki field yang sama. Sebagai contoh disini kita memiliki dua table data, satu table merupakan table pelanggan dalam bentuk tabulasi data di suatu daerah (registr.dbf) dan satu table lagi adalah table peta wilayah tersebut (dcwashs.tab) dan dalam hal ini kita akan meletakkan posisi pelanggan pada sebuah peta. Disini digunakan free data pada tut data yang kita peroleh saat menginstall MapInfo Professional. Secara umum tahapan-tahapan yang dilakukan untuk melakukan Geocoding adalah :
- Membuka file format dBase
- Menghubungkan posisi setiap record data pada peta
- Menampikan data ke peta
Download Tulisan Lengkap: Geocoding
Related Articles
- Linked List pada C
- Thematic Map dengan MapInfo Professional
- Visualisasi Metode Pengurutan
- Pengantar Digital Mark Reader (DMR)
- Register Peta di Map Info Professional
- Membuat Animasi dengan Adobe ImageReady
- Menggunakan Persist dan SQLite pada Pemrograman Database di Java
- Manipulasi Data dengan ADODC
- Desain Table Database Menggunakan Excel
- Menuju TI Indonesia yang Maju
- Fungsi Try – Excpet On di Delhpi
- Step by Step Menjadi Programmer Handal Dengan Vb.Net (5)
- Menggunakan MapWindow.Web Untuk Menampilkan Peta di Web
- Menyimpan BitMap ke Database dengan ADO.NET
- MD5 dan SHA-1 ( Kriptografi Dengan Fungsi Hash )
- Pengantar Jaringan Internet
- Penggunaan Regular Expression untuk Validasi Form di Javascript
- Flash Interaktif Bagian 2 [Drag and Drop]
- Atur Partisi dengan Parted
- Normalisasi (Bag.1)

