Mempelajari Dasar-Dasar Shell (Operasi File dan Direktori)

Author: Administrator · Published: November 25, 2008 · Category: Pemrograman Shell dan Batch 

Dunia Linux atau umumnya keluarga unix mempunyai perbedaan jauh di bandingkan dengan system operasi lain, misalnya Microsoft Windows. Dikarenakan terbiasa dengan windows maka akan sangat sulit jika harus langsung berhadapan dengan linux. Secara teoritis sebelum menggunakan linux hal dasar yang harus di ketahui ialah istilah-istilah yang ada di Linux. Shell salah satu istilah yang umum diperbincangkan tapi banyak juga yang sampai detik ini belum mempunyai gambaran jelas, padahal shell ialah tempat konfigurasi dan menjalankan / mengoperasikan Linux.

Distro (distribusi) linux sekarang ini telah dikembangkan oleh para developer untuk membuat Linux secantik mungkin. Dengan tujuan agar linux digemari dan masyarakat mulai beralih ke sebuah babak baru; open source. Dengan menyertakan berbagai kecantikan dari window manager seperti KDE, Gnome maka banyak pemula linux yang mengabaikan keberadaan shell. Shell tidak ditujukan bagi seorang admin tapi juga bagi pengguna linux tanpa kecuali. Dibawah ini diuraikan kegunaan shell yang saya petik dari artikel I Made Wiryana (Pengantar Belajar Unix)

Download Tulisan Lengkap: safii-shell.zip

Related Articles

  1. Dasar Pemrograman Shell dan Batch pada Command Processor
  2. Keamanan BIOS dan Boot Loader
  3. FreeBSD 6.2
  4. Manipulasi Database MySQL dengan PHP
  5. Sejarah Opensolaris
  6. Optimasi Linux
  7. Membaca Proses dengan Shell Script
  8. Vim bukan sekedar text editor
  9. Membuat Shell Context Menu untuk Register/UnRegister ActiveX Object
  10. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) – RFC 821
  11. Mengenal Konqueror Lebih Lanjut
  12. User Interface Di SolidWorks
  13. Cepat Mahir Linux
  14. Mengenal Linux dan Software Aplikasinya
  15. Desktop 3D dengan Java Looking Glass
  16. Hacking Webpages-UNIX
  17. Membangun File Server dan PDC
  18. Komputer di dalam Komputer
  19. Integrasi Linux – Windows, Mungkinkah ?
  20. Graphical User Interface dengan Zenity