Konsep Dasar WLAN
Author: Administrator · Published: November 26, 2008 · Category: Jaringan Komputer
Teknologi Wireless LAN menjadi sangat popular saat ini di banyak applikasi. Setelah evaluasi terhadap teknologi tersebut dilakukan, menjadikan para pengguna merasa puas dan meyakini realiability teknologi ini dan siap untuk digunakan dalam skala luas dan komplek pada jaringan tanpa kabel.
Wireless LAN bekerja dengan menggunakan gelombang radio. Sinyal radio menjalar dari pengirim ke penerima melalui free space, pantulan, difraksi, Line of Sight dan Obstructed LOS. Ini berarti sinyal radio tiba di penerima melalui banyak jalur (Multipath), dimana tiap sinyal (pada jalur yang berbeda-beda) memiliki level kekuatan, delay dan fasa yang berbeda-beda.
Awalnya teknologi ini didesain untuk aplikasi perkantoran dalam ruangan, namun sekarang Wireless LAN dapat digunakan pada jaringan peer to peer dalam ruangan dan juga point to point diluar ruangan maupun point to multipoint pada aplikasi bridge.
Wireless LAN di desain sangat modular dan fleksibel. Jaringan ini juga bisa di optimalkan pada lingkungan yang berbeda. Dapat mengatasi kendala geografis dan rumitnya instalasi kabel.
Download Tulisan Lengkap: charter-konsepwlan.pdf
Related Articles
- Wireless Advanced
- Pengantar Pengkabelan dan Jaringan
- Proyek JXTA
- Kelebihan dan Kekurangan Peer To Peer dan Client Server
- Practical Guide To Build A WiFi Infrastructure
- Pengantar Teknologi Bluetooth
- 10 Tips Wireless Security
- Teknik Konfigurasi LAN di Windows
- Membuat Dokumen Massal Dengan Konsep Mail Merge
- Internet Cepat via CDMA
- Mengenal Teknologi Wireless “WIMAX”
- IMS (IP Multimedia Subsytem)
- Teknologi Jaringan Komputer
- Desain dan konfigurasi VoIP dan Data pada Jaringan Frame Relay
- Membuat Laptop menjadi Hotspot / Access Point di Ubuntu
- Tutorial Komputer dan Jaringan
- Mengenal Radio Internet
- Tips Membangun LAN dengan Bluetooth
- Membangun Sendiri Radio Internet
- Sistem Keamanan pada WIMAX

