Konfigurasi VLAN (Virtual Local Area Network) pada Switch Cisco

Author: · Published: January 13, 2013 · Category: Jaringan Komputer 

Didha Dewannanta

VLAN dalam sejarahnya merupakan sebuah teknik yang dikembangkan untuk mengatasi kemungkinan “rusaknya” hubungan atau interkoneksi jaringan komputer secara bersamaan (baca : network down) yang disebabkan oleh padatnya lalu-lintas broadcast – dengan cara membagi/memecah/memisah jaringan fisik (baca : layer 2 OSI atau switch) kedalam beberapa bagian sehingga lalu-lintas broadcast pada sebuah jaringan komputer dapat dilokalisir. Hal ini (VLAN) masih berhubungan dengan proses interkoneksi basis ethernet (baca : switch) yang menggunakan teknik broadcast sebagai alat pencatat/perekam ARP atau Address Resolution Protocol alamat layer 3 (IP Address) dan alamat layer 2 (MAC Address) pada CAM (Content Addressable Memory) table pada switch untuk meneruskan lalu-lintas data (baca : proses switching) pada port/interface.

Dengan adanya vlan ini, maka kita bisa memisahkan atau mengelompokkan user sesuai kebutuhannya masing – masing. Dan dengan vlan kita bisa menggunakan IP dengan newtork yang berbeda. Setiap network memiliki LAN sendiri, sehingga pada sebuah switch seolah – olah terdapat beberapa LAN.

artikel dan konfigurasi lengkap dapat diunduh pada link di bawah ini

vlan

Related Articles

  1. Seputar VLAN
  2. Perancangan Sederhana VLAN dengan Cisco Packet Tracer
  3. VLAN
  4. Metode IP Address Lanjutan VLSM
  5. Cisco Packet Tracer : Configuring Switches
  6. Pengertian Singkat Tentang Sniffing
  7. Monitoring Protokol ARP pada Wireshark
  8. Manajemen Switch dan Virtual LAN
  9. Mengenal Packet Data pada Jaringan Komputer
  10. Konfigurasi IP pada Debian Menggunakan VirtualBox
  11. Packet Data , ARP, ICMP, dan DHCP
  12. Mengkoneksikan Debian 5 dengan WIndows 7
  13. Pengamanan Jaringan dengan Server IDS Portsentry
  14. Perancangan Sistem Intrusion Detection System
  15. Mengkoneksikan Jaringan Ad-Hoc Menggunakan Static IP Pada Windows 7
  16. Monitoring ARP Menggunakan Wireshark
  17. Sniffing
  18. Perhitungan Tentang Subnetting
  19. Melihat URL yang Sedang diakses dengan Wireshark
  20. DNS, IP, TCP, dan UDP