POP dan IMAP

Author: · Published: January 31, 2013 · Category: Komputer Dasar 

Dwiarum Astriani

Istilah POP dan IMAP sering terdengar ketika melakukan seting mail client baik di PC Desktop atau SmartPhone. Apakah kamu mengetahui arti POP dan IMAP, serta apa kegunaannya masing – masing? Di artikel ini, Jalan Tikus akan memberikan penjelasan singkat dan cara kerja POP dan IMAP.

POP (Post Office Protocol)

POP (Post Office Protocol) adalah protokol yang digunakan untuk mengambil surat elektronik (email) dari server email. Protokol ini erat hubungannya dengan protokol SMTP dimana protokol SMTP berguna untuk mengirim surat elektronik dari komputer pengirim ke server. POP3 (POP  – Version 3) merupakan POP  yang standar untuk Internet. Protokol ini akan mengijinkan client untuk mengakses e-mail yang  ada di POP server secara dinamis dan juga mengijinkan untuk meninggalkan atau menghapus email yang ada di POP Server melalui POP client.

IMAP (Internet Message Access Protocol)

IMAP adalah singkatan dari Internet Message Access Protocol, sedangkan POP merupakan singkatan dari Post Office Protocol. Dengan kata lain, keduanya adalah protocol email. Kedua sistem (IMAP dan POP)  memungkinkan kamu untuk mengakses email menggunakan software email client, seperti Microsoft Outlook, Mozilla Thunderbird atau Eudora.

Perbandingan POP dan IMAP

Perbandingan dari POP dan IMAP dapat dilihat dari workflow yang digunakan masing-masing protokol

Workflow POP

  • Koneksi ke server
  • Mengambil file email (download)
  • Menyimpan data email ke dalam penyimpanan
  • Menghapus email dari server
  • Memutuskan koneksi

Catatan : Sistem dasar POP adalah menghapus semua email yang sudah di – download dari server. Namun terdapat pengaturan pada client yang memberikan pilihan untuk tetap menyimpan data di server.

 Workflow IMAP

  • Koneksi ke server
  • Mengambil konten yang dibutuhkan, membuat dan menyimpan cache secara local.
  • Memproses user edit, misalnya menandakan email yang sudah dibaca, menghapus email dan lain sebagainya.
  • Memutuskan koneksi (disconnect)

Seperti yang dilihat di atas, protokol IMAP sedikit lebih rumit daripada POP. Intinya, struktur folder dan email disimpan di server, sementara yang disimpan secara local hanyalah file copy dari file asli yang ada di server email.

Kelebihan POP

  • Email disimpan pada penyimpanan lokal, sehingga dapat diakses setiap saat, bahkan tanpa koneksi internet.
  • Koneksi internet hanya dibutuhkan saat mengirim dan menerima email.
  • Mengurangi beban pada kapasitas penyimpanan server, karena data disimpan di komputer lokal.
  • Terdapat pilihan untuk tetap menyimpan email di server.
  • Dapat menggabungkan banyak akun email pada 1 email client, dengan menggunakan 1 folder inbox yang sama.

Kelebihan IMAP
Seperti yang disebutkan di atas, IMAP memungkinkan kamu untuk mengakses email yang disimpan pada remote server. Tujuan utamanya adalah memungkinkan beberapa pengguna atau client untuk mengakses ‘inbox’ yang sama secara bersamaan. Berikut kelebihan IMAP :

  • Email disimpan pada remote server, yang berarti email dapat diakses secara bersamaan dari beberapa lokasi sekaligus.
  • Koneksi internet dibutuhkan untuk mengakses email.
  • Waktu reload email jauh lebih cepat dari POP dan sinkronisasi antara email server dan komputer remote akan selalu terjadi secara otomatis saat anda melakukan aktivitas di komputer remote anda.
  • Menghemat kapasitas penyimpanan komputer lokal.
  • Terdapat pilihan untuk menyimpan email ke penyimpanan lokal.

POP dipilih jika :

  • ingin mengakses email hanya dari satu tempat/ perangkat.
  • memerlukan akses ke email kamu secara konstan, walau tanpa menggunakan koneksi internet.
  • Kapasitas penyimpanan server kamu terbatas.

Pilih IMAP jika :

  • ingin mengakses email kamu dari beberapa tempat/ perangkat.
  • memiliki koneksi internet untuk mengakses email pada perangkat yang kamu gunakan secara terus menerus.
  • menginginkan reload email yang lebih cepat.
  • Kapasitan penyimpanan lokal milikmu terbatas.

Sumber:

http://jalantikus.com/news/read/193/perbedaan-pop-dan-imap

Related Articles

  1. Protokol POP
  2. Sejarah iCloud dan Cara Instalasinya
  3. Integrasi Gmail dan Outlook 2007
  4. Simulasi dan Monitoring FTP
  5. Setting DHCP Server di Debian Woody
  6. Instalasi Dan Konfigurasi Mail Server Debian Lenny
  7. Menginstall FTP Server pada Debian 6.0 dan Menggunakan Aplikasi FTP Server di PC Client (Win 2003)
  8. Setting DHCP Server pada Linux (Debian 3.0 – Woody)
  9. Monitoring Jaringan Komputer Menggunakan Network Protocol Analyzer
  10. Protocol IGMP
  11. Protokol Email
  12. Monitoring HTTP dan DNS Menggunakan Wireshark
  13. Packet Data , ARP, ICMP, dan DHCP
  14. Membuat dan Mengonfigurasi Web Server pada Debian 6.0 Squezee serta Membuka Web Server pada PC Client (Windows 2003)
  15. Simulasi dan Monitoring DHCP
  16. Database Link Pada PostgreSQL
  17. Implementasi Transport Layer Security pada LDAP
  18. Monitoring Protokol E-mail (SMTP) Menggunakan Wireshark
  19. Sharing Koneksi Internet di Windows XP
  20. Memonitoring Jaringan Hotspot Menggunakan AirSnare