Mengenal Aplikasi Pengelolaan Jurnal secara Elektronik

Happy Chandraleka

Bagi para pengelola jurnal, satu rangkaian muara penerbitan jurnal adalah diseminasi. Yaitu menyebarluaskan jurnal yang telah ada ke sebanyak-banyaknya pihak agar dapat dibaca oleh sebanyak-banyaknya orang. Hal ini biasa dilakukan dengan cara memperbanyak oplah atau cetakan. Ini adalah cara konvensional. Cara yang lebih modern, dan ini lebih baik, adalah dengan memanfaatkan internet untuk melakukan diseminasi dari jurnal yang ada. Dengan demikian jurnal yang diterbitkan dapat dibaca oleh jauh lebih banyak orang dan dari berbagai belahan dunia.

 

Agar sebuah jurnal dapat eksis di Internet tentunya harus mengimplementasikan aplikasi pendukung. Saat ini ada beberapa aplikasi pendukung yang populer yang dapat digunakan untuk melakukan pengelolaan jurnal secara elektronik. Sebut saja misalnya Open Journal System, DSpace, dan Eprints. Aplikasi-aplikasi ini biasa disebut digital repository tool. Dengan aplikasi ini, pengelolaan jurnal yang tadinya berjalan secara manual dapat digantikan menjadi berbasis elektronik. Pada proses manual seorang penulis mengirimkan naskah atau manuskrip artikel ilmiahnya melalui pos atau email ke redaksi jurnal. Kemudian tim jurnal meneruskan naskah artikel ilmiah tersebut ke reviewer untuk ditelaah layak atau tidaknya. Dan seterusnya proses berlanjut dari reviewer ke penulis sampai sebuah artikel diterima untuk diterbitkan dalam sebuah edisi jurnal. Ini proses manual yang biasanya bertumpu pada print out di kertas.

 

Sedangkan dalam proses elektronik menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut di atas, tidak diperlukan lagi print out pada kertas. Seorang penulis, mengirimkan naskah tulisannya melalui aplikasi tersebut. Kemudian diterima oleh editor dan diteruskan ke reviewer, dan seterusnya sampai dinyatakan layak diterbitkan dalam sebuah edisi jurnal. Semua yang terlibat dalam pengelolaan jurnal tersebut perlu login ke dalam aplikasi yang berbasis web ini. Adapun email hanya sebatas pemberitahuan untuk mengingatkan bahwa ada tugas yang harus dikerjakan dan dia diminta login ke aplikasi tersebut. Dalam pengelolaan jurnal secara elektronik ini, segalanya berbasis paperless.

Baca Selengkapnya di sini

mengenal-aplikasi-e-jurnal

Related Articles

  1. Mencari Artikel di Open Journal Systems
  2. Mengenal Open Journal Systems
  3. Mendaftarkan Jurnal Elektronik ke Directory of Open Access Journals dan Google Scholar
  4. Perbedaan Naskah yang Diunggah dengan Quick Submit dan Proses Elektronik pada Open Journal Systems
  5. Mendaftarkan Jurnal Elektronik ke Scholarsteer
  6. Membuat Aplikasi Open Journal Systems dapat Mengirimkan Email Keluar
  7. Memonitor Adanya Kutipan dari Suatu Jurnal di Google Scholar
  8. Aplikasi dan Tool Tambahan untuk Open Journal Systems
  9. Menonaktifkan Fitur Register Pada Open Journal Systems
  10. Memasukkan Artikel ke Situs Open Academic Journals Index
  11. Membuat Form Review di Open Journal Systems
  12. Menentukan Lisensi Konten Jurnal dan Memasangnya pada Aplikasi Open Journal Systems
  13. Mendaftarkan Jurnal Elektronik ke Universal Impact Factor
  14. Memonitor Kutipan (Sitasi) Jurnal di Google Scholar
  15. Cara Gampang Ubah File PDF ke File Word
  16. Cara Penulis Mengirimkan Naskah ke Jurnal yang Berbasis Open Journal Systems
  17. 12 Langkah Menggunakan Mendeley
  18. Peneliti Boleh Narsis di Google Scholar
  19. Melakukan Indeksasi Jurnal ke InfoBase Index
  20. Mengekspor Metadata dari Open Journal Systems dan Mengimpornya ke DOAJ