Mengenal Aplikasi Pengelolaan Jurnal secara Elektronik

Agar sebuah jurnal dapat eksis di Internet tentunya harus mengimplementasikan aplikasi pendukung. Saat ini ada beberapa aplikasi pendukung yang populer yang dapat digunakan untuk melakukan pengelolaan jurnal secara elektronik. Sebut saja misalnya Open Journal System, DSpace, dan Eprints. Aplikasi-aplikasi ini biasa disebut digital repository tool. Dengan aplikasi ini, pengelolaan jurnal yang tadinya berjalan secara manual dapat digantikan menjadi berbasis elektronik. Pada proses manual seorang penulis mengirimkan naskah atau manuskrip artikel ilmiahnya melalui pos atau email ke redaksi jurnal. Kemudian tim jurnal meneruskan naskah artikel ilmiah tersebut ke reviewer untuk ditelaah layak atau tidaknya. Dan seterusnya proses berlanjut dari reviewer ke penulis sampai sebuah artikel diterima untuk diterbitkan dalam sebuah edisi jurnal. Ini proses manual yang biasanya bertumpu pada print out di kertas.

Sedangkan dalam proses elektronik menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut di atas, tidak diperlukan lagi print out pada kertas. Seorang penulis, mengirimkan naskah tulisannya melalui aplikasi tersebut. Kemudian diterima oleh editor dan diteruskan ke reviewer, dan seterusnya sampai dinyatakan layak diterbitkan dalam sebuah edisi jurnal. Semua yang terlibat dalam pengelolaan jurnal tersebut perlu login ke dalam aplikasi yang berbasis web ini. Adapun email hanya sebatas pemberitahuan untuk mengingatkan bahwa ada tugas yang harus dikerjakan dan dia diminta login ke aplikasi tersebut. Dalam pengelolaan jurnal secara elektronik ini, segalanya berbasis paperless. Berikut adalah aplikasi-aplikasinya.

Download Tulisan Lengkap: hchandraleka-mengenal-aplikasi-e-jurnal.pdf

Related Articles

    None Found