Mengenal Extensions di PHPMaker

Author: · Published: September 8, 2014 · Category: Pemrograman PHP 

Di beberapa artikel saya terdahulu, kita sudah membahas beberapa fitur di PHPMaker yang memberikan kesempatan kepada Web Developer untuk memodifikasi Aplikasi Web yang dihasilkan oleh PHPMaker dengan sangat mudah dan cepat, yaitu melalui:
– Server Events
– Client Scripts
– Custom Templates
– Custom Files
– Custom Validation Functions
– User Code

Ternyata, masih ada lagi fitur lainnya, yaitu: Extensions.

Sama seperti namanya, Extensions berarti Tambahan. Tambahan apa? Tambahan fitur atau fungsi yang bisa diaktifkan dari sisi project PHPMaker Anda. Karena fitur ini ditambahkan dari sisi project, maka dia hanya berfungsi ketika Anda men-generate ulang (semua) file script untuk Aplikasi Web Anda. Dengan konsep ini, maka Anda dapat menggunakan ulang Extensions tersebut untuk project-project PHPMaker yang lainnya.

Tahukah Anda bahwa cara kerja file Extensions di PHPMaker sama persis dengan cara kerja file Template yang digunakan oleh PHPMaker? Apa artinya? Artinya adalah, ketika Anda sebagai Web Developer menggunakan PHPMaker untuk membangun Aplikasi Web dengan bahasa skripting PHP, maka Anda bisa mengubah, menimpa (atau istilah kerennya: meng-override), menghilangkan, atau bahkan menambahkan fitur di Aplikasi Web Anda cukup hanya melalui Extensions!

Anda tidak perlu sama sekali memodifikasi file Template yang digunakan oleh PHPMaker. Anda juga tidak perlu sama sekali mengubah file script yang dihasilkan oleh PHPMaker. Anda cukup hanya mengaktifkan Extensions dari dalam project PHPMaker Anda, lalu men-generate ulang semua file script untuk Aplikasi Web Anda. Semudah itu! Secepat itu! Betapa menyenangkannya!

Dapatkah sekarang Anda bayangkan bahwa ketika Anda mampu memodifikasi Template PHPMaker tanpa harus menyentuh file Tempalate tersebut, betapa powerful dan flexible-nya PHPMaker sebagai tools untuk membantu Web Developer dalam membangun sebuah atau bahkan beberapa Aplikasi Web secara bersamaan? Betapa Web Developer dituntun menjadi lebih kreatif dalam memanfaatkan tools ini untuk memenuhi kebutuhannya.

Anda sebagai Web Developer bahkan dapat membuat Extensions sendiri untuk project PHPMaker Anda. Extensions tersebut bisa digunakan kembali untuk project-project PHPMaker Anda. Bahkan, Anda pun bisa berbagi Extensions dengan Web Developer lain yang sama-sama menggunakan PHPMaker. Kesempatan ini sudah terbuka luas di PHPMaker. Itu semua bisa terjadi karena PHPMaker memiliki tingkat fleksibiltas yang sangat tinggi.

Beberapa contoh perubahan atau penambahan fitur baru di Aplikasi Web yang dapat diatasi dengan penggunaan Extensions di PHPMaker adalah:
– Mengubah tampilan Header dan Footer Aplikasi Web
– Membatasi Hak Akses Export Data kepada Pengguna
– Menambahkan Password Strength Meter di halaman Pendaftaran User dan Ganti Kata Sandi
– Menerapkan Password Security Policy
– Menghilangkan judul Aplikasi Web di semua halaman
– Mengubah tampilan halaman Login
– Mengubah tampilan halaman Pendaftaran User
– Mengubah tampilan halaman Reset Kata Sandi
– Mengubah tampilan halaman Ganti Kata Sandi
– Menghilangkan navigasi halaman jika jumlah Record di halaman List lebih kecil dari jumlah record per halaman
– Memudahkan Pengguna untuk mengganti Jenis Huruf, Ukuran Huruf, Theme/Warna Aplikasi Web
– Memudahkan dalam penggantian lokasi menu, apakah di atas (Horizontal) atau di kiri (Vertical)
– Menampilkan judul halaman yang sedang aktif di Title Bar Browser
– Mendeteksi perubahan yang terjadi di sebuah Form ketika Pengguna berpindah halaman
– Menerapkan perubahan pada level Global atau Table di Aplikasi Web
– Menimpa fitur Breadcrumb Links yang digunakan oleh PHPMaker
– dan masih banyak lagi … 😉

Sekarang, bayangkanlah jika semua perubahan itu harus Anda lakukan secara manual di beberapa Aplikasi Web yang harus Anda bangun. Berapa lama waktu, tenaga, dan pikiran yang Anda habiskan untuk mengimplementasikannya?

Dengan menggunakan Extensions di project PHPMaker, maka Anda dapat menghemat waktu pengembangan. Apalagi jika Anda harus membangun beberapa Aplikasi Web dalam waktu yang hampir bersamaan, di mana sebagian besar Aplikasi Web tersebut membutuhkan perubahan fitur yang relatif sama. Daripada menerapkan perubahan tersebut satu per satu secara manual, maka dengan menggunakan Extensions akan sangat menghemat waktu yang signifikan.

Kabar baiknya lagi adalah, fitur Extensions di PHPMaker bisa digunakan secara bersamaan dengan semua fitur yang sudah saya sebutkan pada alinea pertama artikel ini. Mereka tidak akan bentrok antara satu dengan yang lainnya. Mereka bisa digunakan dan bekerja secara bersama-sama, atau bisa hanya digunakan dan bekerja sebagian saja. Mereka semua saling melengkapi, saling bersinergi, sesuai dengan kebutuhan Anda.

Related Articles

  1. Mengenal User Code di PHPMaker
  2. Mengenal Custom Files di PHPMaker
  3. Mengenal Fitur Sinkronisasi di PHPMaker
  4. Mengenal Pengaturan Delete pada Table Setup di PHPMaker
  5. Mengenal Custom Templates di PHPMaker
  6. Mengenal Pengaturan Edit pada Table Setup di PHPMaker
  7. Prinsip-prinsip Dasar dalam Membangun Aplikasi Web dengan PHPMaker
  8. Menangani Hak Akses untuk Anonymous User dari PHPMaker
  9. Mengenal Pengaturan View pada Table Setup di PHPMaker
  10. Menyalin Tabel dan Field dari Dalam Project PHPMaker
  11. Mengenal Pengaturan Multi-Page pada Table Setup di PHPMaker
  12. Menyisipkan Business Logic Saat Record Ditambah di Aplikasi Web dari PHPMaker
  13. Mengenal Pengaturan Multi-Update pada Table Setup di PHPMaker
  14. Perbedaan Antara Static dan Dynamic User Levels di PHPMaker
  15. Bagaimana PHPMaker Menangani Security di Aplikasi Web?
  16. Meng-override Style di Aplikasi Web yang Dihasilkan oleh PHPMaker
  17. Hal-hal Sepele yang Sering Dilupakan oleh Web Developer (Bagian 2)
  18. Mengenal Pengaturan Search pada Table Setup di PHPMaker
  19. Mengenal Field Setup di PHPMaker
  20. Mengenal Pengaturan List Page pada Table Setup di PHPMaker