Fiber Optik Atas Tanah (Part 1)

Author: · Published: November 25, 2012 · Category: Telekomunikasi 

Endi Dwi Kristianto

Umum

Sistem komunikasi pada saat ini sebagai media transmisinya sudah mulai menggunakan kabel serat optik. Untuk itu diperlukan kabel serat optik yang mempunyai spesifikasi yang sesuai dengan standard yang berlaku yang telah ditentukan agar mutu dari sistem komunikasi tersebut benar-benar terjaga.

Sejarah Perkembang Optik Dunia

1881  –  William Wheeler ” Sistem pendistribusian cahaya”.

1937 – “Norman R. French” Sistem telepon optik lengkap menggunakan media transmisi dari tabung/pipa.

1950 – “Ray  D Kell  dan  George C Sziklai” Pengiriman sinyal Televisi melalui  media transmisi tabung/pipa.

1960  –  “TH Maiman”  dari Riset Hughes( menemukan Laser).

1970 – “Corning Glass Work”  serat optik dengan redaman 20 dB/km menjadi 4 dB/km.

1980 –  Serat optik multi mode dikembangkan Indonesia.

1980 – Penggunaan serat optik di Jakarta untuk menghubungkan Jakarta – Surabaya

1990 – Indosat menggunakan serat optik untuk menghubungkan stasiun bumi  di Jatiluhur dengan Jakarta.

1997 – Serat optik digunakan secara luas di 4 KSO di Indonesia yaitu Sumatera ;Kalimantan; DIY dan Jateng; Sulawesi dan Kepulauan.

Download Tulisan Lengkap: endi-FO1.pdf

Related Articles

  1. Fiber Optik Atas Tanah (Part 5)
  2. Dasar Komunikasi Fiber Optik (FO jilid 1)
  3. Fiber Optik Atas Tanah (Part 4)
  4. Perancangan Kabel Komunikasi Bawah Laut
  5. Fiber Optik Atas Tanah (Part 3)
  6. Fiber Optik Atas Tanah (Part 7)
  7. Fiber Optik Atas Tanah (Part 2)
  8. Jaringan Komputer Via Kabel Listrik
  9. Perbedaan IBSS BSS dan ESS
  10. Rancangan Jaringan Wireless dengan Perhitungan Link Budget
  11. Perbedaan Bluetooth dengan Wi-Fi (Wireless Fidelity)
  12. Wireless Connection ( Infrared, Bluetooth, and Wifi )
  13. Media Transmisi Kabel
  14. Mengenal Kabel UTP Cross Dan Straight
  15. Konfigurasi Jaringan Bridge Point-to-Multipoint Menggunakan Access Point
  16. Pembuatan PoE dari UTP
  17. Konfigurasi Jaringan Komputer Nirkabel Mode Bridge Point-to-Point
  18. Hybrid Fiber Coaxial (HFC)
  19. Pemilihan Channel WiFi
  20. Konsep Jaringan WAN