Packet Data , ARP, ICMP, dan DHCP

Author: · Published: January 28, 2013 · Category: Komputer Dasar 

Dwiarum Astriani

ARP (Address Resolution Protocol)

Pengertian 
ARP (Address Resolution Protocol) adalah sebuah protokol dalam TCP/IP Protocol Suite yang bertanggungjawab dalam melakukan resolusi alamat IP ke dalam alamat Media Access Control (MAC Address). (wiki)
Dalam jaringan biasanya memang telah diberi alamat IP. Namun alamat hardware (misal mac-address) tetap digunakan untuk transportasi data dari suatu host ke host yang lain. Dalam mikrotik RouterOS, sebuah router memiliki tabel ARP. Dalam tabel tersebut berisi masukan-masukan ARP. Masukan-masukan ARP tersebut terdiri dari ip address dan mac-address serta informasi interface mana yang digunakan.
Fungsi ARP pada jaringan komputer
Fungsinya ARP adalah untuk meningkatkan keamanan. Dalam mikrotik, masukan ARP bisa didapat secara dynamic. Namun untuk meningkatkan keamanan, kita dapat memasukkan ARP static secara manual. Dengan hanya membolehkan sebuah router me-reply hanya untuk masukan ARP static pada tabel ARP, maka akan membatasi akses ke router dan jaringan di belakang router, yang hanya untuk IP address atau mac address dengan kombinasi.
http://nurmanto.com/fungsi-arp-pada-jaringan-komputer/
ICMP  (Internet Control Message Protocol)

Pengertian
Internet Control Message Protocol (ICMP) adalah protokol yang digunakan untuk membantu error handling dan prosedur pengaturan (control procedure). Protokol ini bekerja pada network layer dan berurusan dengan layanan koneksi (connection services). Tugas dari ICMP adalah menyediakan pengendalian error (error control ) dan pengendalian arus (flow control) pada network layer.
Fungsi
  • memberitahukan jika ada paket yang tidak sampau ketujuan
  • memberitahukan pengirim jika memory buffer di router penuh
  • untuk memberitahu pengirim bahwa paket telah melewati jumlah hop maksimum dan akan diabaikan
  • redirect paket dari gateway ke host
  • ping menggunakan ICMP echo untuk memeriksa hubungan
http://blog.unsri.ac.id/saydah/jaringan-komputer/icmp-code-unicast-broadcast-dan-multicast/mrdetail/15595/
http://blog.unsri.ac.id/adriyansyah/komunikasi-data/pengertian-icmp-/mrdetail/13380/

 

DHCP ( Dynamic Host Configuration Protocol)
 
Pengertian
DHCP (Dynamic Configuration Protocol) adalah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. Komputer yang memberikan nomor IP disebut sebagaiDHCP server, sedangkan komputer yang meminta nomor IP disebut sebagai DHCP Client. Dengan demikian administrator tidak perlu lagi harus memberikan nomor IP secara manual pada saat konfigurasi TCP/IP, tapi cukup dengan memberikan referensi kepada DHCP Server.
 
Kelebihan DHCP
1.    Memudahkan dalam transfer data kepada PC client lain atau PC server.
2.    DHCP menyediakan alamat-alamat IP secara dinamis dan konfigurasi lain. DHCP ini didesain untuk melayani network yang besar dan konfigurasi TCP/IP yang kompleks.
3.    DHCP memungkinkan suatu client menggunakan alamat IP yang reusable, artinya alamat IP tersebut bisa dipakai oleh client yang lain jika client tersebut tidak sedang menggunakannya (off).
4.    DHCP memungkinkan suatu client menggunakan satu alamat IP untuk jangka waktu tertentu dari server.
5.    DHCP akan memberikan satu alamat IP dan parameter-parameter kofigurasi lainnya kepada client.

 

http://hadi27.wordpress.com/pengertian-dan-kelebihan-dhcp/

Related Articles

  1. Mengenal Packet Data pada Jaringan Komputer
  2. Konfigurasi DHCP Server Mikrotik
  3. Setting DHCP Server pada Linux (Debian 3.0 – Woody)
  4. Instalasi Dan Konfigurasi DHCP Server Debian Lenny
  5. DHCP Server Mikrotik OS
  6. Setting DHCP Server di Debian Woody
  7. Simulasi dan Monitoring DHCP
  8. Konfigurasi DHCP Server Debian Lenny Di VirtualBox
  9. Konfigurasi DHCP Server Router Cisco
  10. Metode IP Address Lanjutan VLSM
  11. Monitoring Protokol ARP pada Wireshark
  12. Mengkoneksikan Jaringan Ad-Hoc Menggunakan Static IP Pada Windows 7
  13. Konfigurasi IP pada Debian Menggunakan VirtualBox
  14. Internet Control Message Protocol (ICMP)
  15. Monitoring ARP Menggunakan Wireshark
  16. Protocol IGMP
  17. Menghitung Subnet Mask Sebuah IP Address
  18. Simulasi dan Monitoring FTP
  19. Monitoring HTTP dan DNS Menggunakan Wireshark
  20. Langkah Instalasi Mikrotik RouterOS