AUTOMATA dan BAHASA FORMAL “Praktika Finite Automata Dengan Output”

Author: · Published: May 15, 2009 · Category: Komputer Dasar 

Aris Subiyanto

Diberikan penjabaran tentang Mesin Mealy dan Mesin Moore secara terpisah sesuai dengan karakteristiknya masing-masing, baik di dalam pendefinisiannya, prinsip kerjanya dan representasi Graphnya. Dengan teori yang ada akan diimplementasikan dalam beberapa contoh penerapan praktis yang cukup familiar sehingga akan semakin jelas pengertian dan nilai kegunaan Mesin-mesin tersebut. Download Tulisan Lengkap: praktika-finite-automata-dengan-output.pdf

Automata dan Bahasa Formal “Pumping Lemma”

Author: · Published: May 6, 2009 · Category: Komputer Dasar 

Aris Subiyanto

Pada tahun 1961, Pumping Lemma yang merupakan metode untuk membuktikan regularitas dan iregularitas suatu bahasa ditemukan oleh Yehoshua Bar-Hillel, Micha A. P, dan Elihau Shamir. “ Pumping “ adalah menambahkan panjang string pada bagian tengah word, tanpa mengubah bagian depan dan belakang dari suatu string. “ Lemma “ dalam hal ini adalah Teorema khusus yang [...]

AUTOMATA dan BAHASA FORMAL “Formal Reguler Grammar”

Author: · Published: April 21, 2009 · Category: Jaringan Komputer, Komputer Dasar 

Aris Subiyanto

Pada sekitar tahun 50’an Noam chomsky mendefinisikan Hirarki Tata- Bahasa ( Grammar ) yang secara cermat mengkatagorikan Bahasa kedalam 4 katagori yaitu : Bahasa Type-0, Unrestricted ; mencakup semua Formal grammar, menghasilkan semua bahasa yang dapat dikenali oleh Mesin Turing Bahasa Type-1, Grammar Sensitif Konteks Bahasa Type-2, Grammar Bebas Konteks, menghasilkan bahasa Bebas konteks yang [...]

AUTOMATA dan BAHASA FORMAL”Teorema Kleene”

Author: · Published: April 21, 2009 · Category: Komputer Dasar 

Aris Subiyanto

Suatu Bahasa dapat kita definisikan dengan berbagai cara, dalam pembahasan kali ini menggunakan tiga cara pendefinisisan suatu bahasa yaitu : Dengan menggunakan Ekspresi Reguler, menggunakan Finite Automata, dan menggunakan Graph transisi. “ Jika suatu bahasa dapat didefinisikan oleh salah satu cara pendefinisisan maka akan juga dapat didefinisikan kedua cara yang lainnya “ ( Teorema Kleene [...]