Meskipun tulisan ini saya tulis beberapa tahun yang lalu, saat ragnarok mulai berbayar, saya rasa sampai sekarang masih banyak yang menggunakan emulator. Tulisan ini berisi sedikit panduan untuk memodifikasinya. Ragnarok, sebagai MMORPG, daya tarik utamanya tentu saja bukan cerita, tetapi main bersama, seperti slogan “AYO MAIN BERSAMA” tersebut. Pada Ragnarok yang sudah di Offline-kan dengan emulator, bisa dibilang game ragnarok sangat membosankan. Meskipun anda main di LAN, tetap saja daya tarik “main bersama” yang ditawarkan Ragnarok tidak mencukupi. Seberapa banyak sih orang yang maen di LAN dibandingkan pengguna Ragnarok Online sebenarnya? Anda jalan kiri-kanan nusuk poring tapi entah kapan level bisa naik. Sudah begitu, NPC-nya ngomongnya standar.
Download Tulisan Lengkap: farhan-ragnarok.pdf