Meluruskan Salah Kaprah Rekayasa Perangkat Lunak
Author: Romi Satria Wahono · Published: October 27, 2006 · Category: Rekayasa Perangkat Lunak
Rekayasa Perangkat Lunak yang merupakan terjemahan dari terminologi Software Engineering, sedikit mengalami pergeseran makna di realita dunia industri, bisnis, pendidikan maupun kurikulum Teknologi Informasi (TI) di tanah air. Di industri, tester dan programmer sering salah kaprah menyandang gelar Software Engineer. SMK di Indonesia juga latah dengan membuka jurusan Rekayasa Perangkat Lunak, meskipun secara kurikulum hanya mengajari bahasa C atau Pascal (mungkin lebih pas disebut jurusan pemrograman komputer)
Tulisan ini berusaha menyegarkan kembali pemahaman kita tentang apa itu Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering) berdasarkan kesepakatan, acuan, dan standard yang ada di dunia internasional.
Download Tulisan Lengkap: romi-se-3oktober2006.pdf
Related Articles
- Perencanaan Proyek Rekayasa Perangkat Lunak
- Requirements Engineering: Mari Pecahkan Masalah Batu!
- Trik Matikan Komputer Dengan Klik Kanan
- Mengenal Enterprise Application Integration (EAI)
- Buku Panduan Pemrograman CLIPPER
- Bagaimana Mahasiswa Ilmu Komputer Belajar: Mengkritisi Kurikulum dan Gaya Pendidikan Kita
- Open Source dan Bisnis Modelnya
- Harus Lebih Bertanggung Jawab
- Cepat Mahir Bahasa C
- Extreme Programming – Melakukan Pengembangan Perangkat Lunak dengan Lebih Sederhana
- Input-Output (I/O)
- Belajar Menjadi Hacker
- Perangkat Lunak Pengenal Suara Berbasis Linux
- Generate UML Dari Kode Java Menggunakan Netbeans
- Perkembangan Software Komputer
- Monitor Jaringan dengan Look@LAN
- Sekilas Tentang Scilab
- Sekilas Tentang Scilab
- Sistem Otomasi
- Pengantar Software Agent

