Pendekatan Knowledge-Base Economy dalam Pengembangan Masyarakat
Author: Administrator · Published: October 27, 2007 · Category: Knowledge Management
Pesatnya perkembangan perekonomian dunia ini, salah satunya didorong oleh dua penggerak utama yaitu globalisasi dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin cepat. Dengan perkembangan iptek yang semakin cepat dan canggih maka timbul pertanyaan yang muncul adalah apa pengertian pengetahuan ( What is knowledge ?). Para ilmuwan barat umumnya mengartikan “ pengetahuan adalah keyakinan benar yang diyakini” ( justified true belief). Bila dikaitkan dengan perekonomian adalah merasionalkan logika untuk membenarkan asumsi asumsi ekonomi manajemen. Namun, pola pikir Asia justru memiliki sikap pandang bahwa pengetahuan itu tidak melulu rasional lojik, tetapi dilandasi filosofi dan hati nurani. Inilah intisarinya “justified true belief” dalam ekonomi dan operasionalisasi ekonomi/bisnis menurut tafsiran Asia.
Bagi kita kedepan kualitas SDM (sumber daya manusia) dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) harus membawa pada penyadaran untuk mengantisipasi kesiapan membangun masyarakat berbasis pengetahuan (knowledge based society)- KBS yang menjadi prasyarat keunggulan persaingan abad 21 ini. Dalam prosesnya bagi kita dengan nilai-nilai timur/Asia tentunya sistem nilai (value systems) patut menjadi acuan pula.
Download Tulisan Lengkap: bse-kbe.pdf
Related Articles
- Strategi Pengelolaan Pengetahuan Untuk Daya Saing
- Pengembangan Digital Knowledge- Based (ENABLERs) untuk Mendukung Kegiatan Ke-LITBANG-an
- Sekilas tentang Knowledge Management
- Berbagi Pengetahuan: Siapa yang Mengelola Pengetahuan ?
- HAKI dalam Pendidikan
- Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI)
- Knowledge Management dan Knowledge Sharing Bidang Pangan: Studi Kasus Bidang Perkebunan
- Pengelolaan Pengetahuan dan Modal Intelektual untuk Pemberdayaan UKM
- Roadmap Perpustakaan Digital Iptek
- Penerapan “Creating Knowledge” Menjadi Model “The Knowing Organization”: Studi Kasus PDII-LIPI

