Penerapan Knowledge Management di Organisasi

Author: · Published: May 28, 2008 · Category: Knowledge Management 

Administrator

Era globalisasi yang ditunjang oleh inovasi juga ditandai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat . Menyadari akan persaingan yang semakin berat, maka diperlukan perubahan paradigma di organisasi. Istilah paradigma berasal dari Yunani artinya memperagakan atau mendemontrasikan, istilah tersebut dipopulerkan oleh Thomas Khun dalam bukunya berjudul The structure of scientific revolutions. Dalam buku tersebut Khun mendifinisikan sebuah paradigma ilmiah sebagai :

1). Apa yang diamati dengan cermat,
2). Jenis pertanyaan yang akan diajukan dan jelajah untuk mencari jawaban dalam kaitannya dengan subyek,
3). Bagaimana pertanyaan tersebut akan distruktur, dan
4). Bagaimana hasil kajian ilmiah akan ditafsirkan.

Jadi dalam sains biasa, paradigma merupakan himpunan eksperimen contoh yang mungkin akan digandakan atau diulang. Perubahan paradigma itu merupakan transformasi yang ditimbulkan oleh agen perubahan (katalis) dengan efek akhir berupa metamorfosa yang melibatkan pengetahuan sebelumnya dan temuan baru yang menentang atau membuang pengetahuan sebelumnya. Maka perubahan paradigma dianggap sebagai sebuah perubahan dari satu cara berpikir ke cara berpikir lainnya. Jadi perubahan paradigma di organisasi adalah dari yang semula mengandalkan pada resource-based, menjadi knowledge-based, secara sederhana di organisasi saat ini adalah kumpulan buku, dokumen dan materi lainnya yang ditata untuk digunakan oleh pemakai. Paradigma lama dengan kerangka berpikir bagaimana mengumpulkan materi sebanyak-banyaknya serta sedapat mungkin tidak boleh meninggalkan perpustakaan alias tidak dipinjamkan, misalnya. Jadi perlu transformasi yang didorong oleh agen perubahan yang mampu merubah pengetahuan yang sebelumnya dengan temuan baru yang berlawanan dengan pengetahuan sebelumnya. Misalnya saat ini terjadi perubahan paradigma menjadi knowledge provider atau solution provider yang berorientasi pada pemakai. Bila sebelumnya pengolahan materi menjadi kerangka pikir utama, maka kinilah pemakailah yang menjadi sasaran, misalnya. Paradigma ini muncul karena tuntutan pemakai di satu sisi serta kesadaran bahwa data, informasi dan pengetahuan diolah harus ditujukan kepada pemakai serta munculnya teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang semakin pesat, serta perubahan perilaku pemakai.? yang bertumpu pada analisis bidang ilmu pengetahuan tertentu, misalnya pohon industri, kemasan informasi, metadatabase, data mining, data warehouse, dan sebagainya. Disinilah peran pendidikan dan knowledge sharing di kalangan karyawan menjadi amat penting dalam meningkatkan kemampuan manusia untuk berpikir secara logika yang akan menghasilkan suatu bentuk inovasi. Jadi, inovasi merupakan suatu proses dari ide melalui penelitian dan pengembangan sehingga akan menghasilkan prototype yang bisa dikomersialkan.

Download Tulisan Lengkap: Bambang – Penerapan Knowledge Management di Organisasi

Related Articles

  1. Usulan Litbang Bidang Perpustakaan serta Dokinfo
  2. Manajemen Pengetahuan Dan Penciptaan Pengetahuan
  3. Pengembangan Digital Knowledge- Based (ENABLERs) Untuk Mendukung Kegiatan Ke-LITBANG-an
  4. Berbagi Pengetahuan: Siapa yang Mengelola Pengetahuan ?
  5. Pengelolaan Pengetahuan dan Modal Intelektual untuk Pemberdayaan UKM
  6. Strategi Pengelolaan Pengetahuan Untuk Daya Saing
  7. Penerapan Knowledge Management pada Organisasi
  8. Perbedaan Antara Static dan Dynamic User Levels di PHPMaker
  9. Spiralisasi Pengetahuan: Teknik Menghidupkan Pengetahuan Kita
  10. MD5 (Message-Digest algortihm 5)
  11. Mengenal Custom Files di PHPMaker
  12. Belajar Assembly
  13. Mengenal Custom Templates di PHPMaker
  14. Cara Mudah Membuat Virtual Hosting Center
  15. Penerapan “Creating Knowledge” Menjadi Model “The Knowing Organization”: Studi Kasus PDII-LIPI
  16. Pengaturan Password di Aplikasi Web yang Dihasilkan oleh PHPMaker
  17. Knowledge Module pada Oracle Data Integrator (ODI)
  18. Pengantar Pemrograman Berbasis Aspek
  19. Mengenal Fitur Sinkronisasi di PHPMaker
  20. Metode IP Address Lanjutan VLSM