Mengenal Fitur Sinkronisasi di PHPMaker

Author: · Published: September 22, 2014 · Category: Pemrograman PHP 

Sebagai Web Developer, saya yakin Anda tidak akan pernah luput dari pekerjaan melakukan sinkronisasi ulang antara perubahan yang terjadi pada struktur Tabel-Tabel di Database dengan coding yang sudah atau akan Anda tulis di sisi Aplikasi Web. Siapapun itu, apakah Web Developer pemula atau mahir sekalipun, ini adalah hal yang sering terjadi, dan sekali lagi, tidak akan pernah bisa Anda hindari.

Ada yang bilang bahwa perubahan struktur Tabel di Database sebaiknya jangan terlalu sering dilakukan, tapi yang lainnya lagi mengatakan bahwa perubahan tersebut harus dilakukan karena mengikuti perubahan kebutuhan Client yang business process-nya pun cenderung berubah. Tentu saja kita tidak bisa memperdebatkan hal ini. Dan, kita pun tidak bisa mengikuti mereka yang mengatakan pertama tadi. Biar bagaimanapun, kita harus bisa mengakomodir setiap kebutuhan di Aplikasi Web yang kita bangun, sekecil apapun itu!

Ketika perubahan itu terjadi di satu atau dua Tabel saja tentu tidak terlalu menjadi masalah, karena Web Developer dapat menyesuaikannya relatif lebih mudah dan cepat. Tetap jika perubahan itu melibatkan banyak Tabel, katakanlah sampai berpuluh-puluh Tabel, maka hal ini menjadi pekerjaan yang cukup merepotkan. Bayangkan, Anda harus memastikan bahwa perubahan itu juga harus sinkron dengan kode yang Anda tulis di sisi Aplikasi Web!

PHPMaker yang bukan hanya sekedar Tools PHP Code Generator, sudah memikirkan hal ini. PHPMaker menyediakan fitur Synchronize yang dapat membantu Web Developer melakukan proses sinkronisasi antara perubahan struktur Tabel di dalam Database dengan kode di sisi Aplikasi Web. Cukup dengan mengklik menu Synchronize yang terdapat di bawah menu Tools pada project PHPMaker Anda, maka semua perubahan tadi akan disinkronkan dengan kode di Aplikasi Web.

Ketika mendeteksi bahwa telah terjadi perbedaan struktur Tabel antara di Database dengan di dalam project PHPMaker Anda, maka PHPMaker akan mengkonfirmasikan mengenai hal ini kepada Anda sebagai Web Developer. Anda masih diberi kesempatan apakah ingin menerapkan perubahan ini pada project PHPMaker Anda atau tidak. Jika iya, maka hanya dalam hitungan beberapa detik saja perubahan ini langsung diimplementasikan ke dalam project PHPMaker. Hasilnya pun selalu akurat. Bahkan, PHPMaker akan membangkitkan hasil perubahan yang terjadi tersebut ke dalam file log, dan ini bisa Anda gunakan sebagai catatan perubahan (Change Log) perubahan versi Aplikasi Web, jika suatu saat dibutuhkan.

Lalu, cobalah bandingkan jika Anda sebagai Web Developer harus melakukan pekerjaan ini secara manual. Besar kemungkinan ada perubahan yang tidak bisa disinkronkan 100% dengan kode di sisi Aplikasi Web Anda. Belum lagi waktu yang dibutuhkan relatif sangat lama dan jelas sangat tidak efektif. Selain itu, Anda harus mencatat perubahan tadi secara satu per satu secara manual. Wuih, betapa repotnya.

Fitur Synchronize di PHPMaker jelas sangat membantu Web Developer dalam menghemat waktu pengembangan secara signifikan.

Related Articles

  1. Mengenal User Code di PHPMaker
  2. Menyisipkan Business Logic Saat Record Ditambah di Aplikasi Web dari PHPMaker
  3. Mengenal Extensions di PHPMaker
  4. Mengenal Pengaturan Email Notification pada Table Setup di PHPMaker
  5. Mengenal Custom Validation Function di PHPMaker
  6. Mengenal Custom Templates di PHPMaker
  7. Mengenal User ID Security di PHPMaker
  8. Hal-hal Sepele yang Sering Dilupakan oleh Web Developer (Bagian 3)
  9. Mengenal Pengaturan Delete pada Table Setup di PHPMaker
  10. Meng-override Style di Aplikasi Web yang Dihasilkan oleh PHPMaker
  11. Perbedaan Antara Static dan Dynamic User Levels di PHPMaker
  12. Mengenal Pengaturan Master/Detail pada Table Setup di PHPMaker
  13. Mengenal Pengaturan Audit Trail pada Table Setup di PHPMaker
  14. Mengenal Client Scripts di PHPMaker
  15. Mengenal Server Events di PHPMaker
  16. Mengenal Custom Files di PHPMaker
  17. Mengapa PHPMaker Bisa Men-generate Kode PHP dengan Sangat Cepat?
  18. Mengenal Pengaturan Multi-Update pada Table Setup di PHPMaker
  19. Mengenal Pengaturan Edit pada Table Setup di PHPMaker
  20. Mengenal Database Helper Class di PHPMaker